Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Matahari, Kegelapan, Bintang, Bulan, Awan, Petir dan Hujan

Hai terik yang menerangi sehingga bumi terlihat indah oleh sinaranmu, terik siapakah temanmu dalam menemani pekerjaanmu untuk menghasilkan sinar tersebut. Matahari “hai matahari kenalkan aku adalah kegelapan, semua orang membenciku, padahal tidak semua kegelapan bernilai negatif, tidak selamanya kegelepan itu adalah malapelataka, namun adakalanya kegelapan sangat didambakan. Tapi mereka tidak menyadari itu. Matahari boleh kita berteman, boleh kita kapan-kapan tukaran posisi, agar pekerjaanmu lebih ringan. Boleh ya matahari agar aku juga diakui bahwa aku juga bernilai sama seperti kamu. “Baiklah kegelapan aku dengan senang hati, karena sesungguhnya aku terkadang letih juga dengan pekerjaan ini”.                 Kegelapan mulai melakukan tugasnya pada waktu yang ditentukan. “Takut” manusia satu. “Gelap sekali” manusia dua, “aduh sudah gelap” manusia tiga. “apakah aku sungguh begitu membawa petaka bagi mereka,...