MENDAKI PUNCAK BUKIT GAJAH BOBOK


Dari namanya saja unik ya,,, dulu awal-awal kuliah saya pertama kali dengar bukit gajah bobok sampe mikir itu gimana ya? Kok namanya begitu amat,, Nah ternyata dasar dari pembuatan nama itu karena bukit nya mirip gajah bobok. Nama itu dibuat oleh anak-anak muda yang suka mendaki sepetahuan saya begitu. Lokasi bukit ini terletak di daerah merek tanah karo sumatera utara. Kalau perjalanan dari medan ke gajah bobok 3-4 jam naik mobil kalau naik sepeda motor bisa lebih cepat.
            Tadinya saya gak mau ikutan ke gajah bobok, namun karena sebelumnya yang  merencanakan ini adalah saya, yahh alasan saya gak enak hati sama teman-teman yang lain. Kami berangkat dari medan jam 8 malam tadinya mau nya jam 6, kebiasaan indonesia molor waktunya. Tanggal berangkatnya 17 Agustus, kebiasaan lagi ini uda molor jam ini molor tanggal. Rencana awal seharusnya tanggal  16 agustus supaya nyampe di gajah bobok paginya kami bisa merayakan HUT RI yang ke 73. Hal ini terjadi karena saya juga sih,, wkwkwk..I. Di perjananan menuju kesana waduh buat deg degan, bukan karena jatuh cinta ya tapi kata kak kiba teman satu tim kami bahwa temannya sudah tiba disana duluan, cuaca di bukit gajah bobok lagi angin kencang dan badai disertai hujan, kami disarankan untuk tidur dimobil. “ Yah gak seru dong kak, uda sewa tenda, masak iya gak dipake”. Kami pun semua pada bingung, sayang balek ke medan uda setengah perjalanan lagi. Kelompok kami itu adalah 10 orang, yang di mobil 8 orang, 2 orang lagi menggunakan sepeda motor, 2 orang ini salah satunya adek saya. “Yauda kita lanjut aja, nyampe disana insha allah kita aman” Kata kak kiba mencoba menyemangati.
            Sekitar jam 11 malam kami tiba, ternyata benar kata temannya kak kiba, angin nya kencang banget,, parah,,,dari 10 orang yang pernah mendaki gunung adalah 3 orang, saya, ali adek saya, dan bang mamed. Waktu mendaki sebelumnya yang memasang tenda bukan saya, jadi saya gak paham untuk memasang menjadi tenda utuh. Alhasil kami semua di tengah angin yang kencang dan dingin menusuk sampai ke ubun-ubun kewalahan memasang tenda sampai memakan waktu 2 jam untuk memasang tenda. Sekitar jam 2 pagi kami baru bisa tidur di tenda dengan kondisi angin yang kencang seakan-akan tenda kami hampir rubuh.
            Paginya kami mendaki puncak bukit gajah bobok,,, masya allah angin nya super duper kencang dan dingin,, kalau gak bisa bertahan bisa terbang di bawa angin. Mendaki puncaknya memakan waktu 1.5 jam. Pemandangan sampai di puncak inilah yang sangat berkesan, masya allah ciptaan allah yang sempurna sangat indah, kami yang berada di puncak melihat dari ketinggian danau toba yang terbentang luas, air nya nan biru menambah keelokan  rupanya, Luar biasa. Di puncak kami pun sibuk mengabadikan momen ini dengan foto-foto buat video.


            Ya allah terima kasih sudah memberikan aku kesempatan untuk bisa melihat ciptaanMu yang cantik dan elok ini, alhamdulillah ya allah betapa engkau maha besar yang menciptakan alam semesta ini dan seisinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upaya Solutif Menangani Anemia Pada Usia Anak Melalui Brownies Ternutrisi Baworma (Bayam Wortel Mangga)

Pengalaman Pertama itu Harapan II

Memulai yang tertunda