24 Jam
Setiap manusia itu
punya waktu 24 jam, profesinya tidak milih-milih lagi. Mulai dari Presiden,
Polisi, TNI, Guru, Mahasiwa, Pengangguran, Penulis dan masih banyak lagi. Coba
deh kita renungkan semuanya dari mereka punya kesibukan dan aktivitas masing-masing
bukan, apa yang membuat mereka memiliki kesamaan “ sama-sama makan nasi, Iyap
betul sekali, kalimat ini bahkan sudah sangat familiar di telinga kita. Selain
itu apa lagi, sama-sama manusia “ ini mutlak benar banget, ada satu lagi yaitu
sama-sama punya waktu 24 jam.
Nah disini aku akan mengupas dari 24 jam ini, setiap
orang punya STRENGHT yaitu kekuatan masing-masing. Jangan pernah
bilang lagi ya “ aku ini emang gak punya apa-apa deh yang bisa dibanggakan dari
diriku sendiri “ TITIK Berhernti bilang itu lagi. Mungkin permasamaan sama-sama
makan nasi belum masuk dalam pikiran kalian semua walaupun itu uda sering di
ucapkan. Menurut ku kata 24 jam sudah mengubah pola pikir ku, “ iya juga yah
aku yang nota bene nya sekarang masih pengganguran memiliki kesamaan seorang
pak jokowi, widih sok amet ya”. Ternyata selama ini aku selalu melihat sudut
pandang yang salah.
Tulisan ini aku persembahkan untuk diriku sendiri yang
membandingkan potensi diriku dengan orang lain. Kenapa aku membandingkan karena
dia lebih sukses, lebih pintar, lebih memukau. Ha ini terjadi karena apa? Karena
aku mengukur diriku sendiri berdasarkan standar kualitas orang yang aku
bandingkan dengan diriku, jelas dia lebih baik. Contohnya gini ada kura-kura
dan kuda, kira-kira siapa yang lebih kuat. Pasti pada jawab kuda, karena apa,
karena yang kita lihat standar dari si kuda yang memiliki lari yang kencang,
kura-kura pasti kalah kalau lomba lari sama kuda. Padahal si kura-kura punya kekuatan juga
yaitu dia bisa menyelam dan berenang di air. Kalau kedua hewan tersebut lomba
renang siapa yang menang? “Kura- kura kan. “ Sekarang I HAVE FOUND MY WAY”
beberapa waktu lalu quote tersebut aku jadikan status di whattapp, fix aku
sudah menemukan jalan yang selama ini menghambat diriku sendiri untuk
berkembang. Jadi, otak ku berpikir selama ini aku mengecilkan diriku sendiri.
Aku ternyata sangat jahat dengan diriku ini, “wahai diriku maafkan aku yang
sudah mengecilkan mu, yang sudah menzolimi mu, yang sudah menghina mu. Mulai
sekarang aku akan menyayangi mu aku akan mengeleuarkan kekuatan yang kita
miliki selama ini “. LEBAYY. Tapi memang itu sekarang yang sering terjadi
bahkan mungkin bukan hanya aku yang mengalaminya.
Setelah aku mendapat ilahi tersebut “ preketew ilahi” apa
yang aku lakukan, aku fokus mengembangkan potensiku secara berproses dong.
Upaya yang aku lakukan, sekarang aku akan aktif menulis, baik itu blog, menulis
narasi bahkan aku akan meluncurkan buku pertama ku, “ STAY TURN ya “. Selain
itu fokus nyari kerja di bidang jurusan ku yaitu ilmu dan teknologi pangan.
Upaya yang aku lakukan untuk ini Update ilmu praktek dan teorinya, insha alllah
akan S2 juga. Pesannya untuk diriku yang aku cintai. Buang deh yang menjadi
hambatan kita selama ini, kita fokus aja apa yang kita bisa, walaupun kita
belum sukses, tapi yakin deh kalau kita usaha kesuksesan akan mendekat kok.
Kita punya waktu 24 jam, yang bisa kita manage dengan baik, supaya kita juga
bisa meraih apa yang kita inginkan. Di masa depan kita akan bertemu dengan
waktu yang sama 24 Jam.

Komentar
Posting Komentar